Tampilkan postingan dengan label khotbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label khotbah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Oktober 2009

Problem, dari Tuhan, Iblis atau kebodohan kita?


Problem, dari Tuhan, Iblis atau kebodohan kita?


Siapa menyukai masalah? Siapa yang mau menyerupai Kristus? Siapa yang mau menjadi dewasa dalam Kristus? Ingat saat anda bersekolah? Apakah keinginan anda naik kelas atau tinggal kelas?

Bahan bacaan: Yak 1:12-15.
Pencobaan diizinkan Tuhan untuk mendewasakan kita dalam Kristus dan menguji kita sudahkah kita menerapkan semua kebenaran yang telah kita dengarkan dan pelajari selama ini. Sangat mudah kita membicarakan tentang mengasihi dan mengampuni namun apakah anda sendiri sudah dapat menerapkannya? Kita mungkin sudah mendengarkan khotbah mengenai hal tersebut namun Tuhan ingin anda menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Problem, dalam bahasa Yunani, adalah Proballein; pro berarti forward/maju, sedang ballein berarti to drive/ to throw (menjalankan/menggerakkan/merangsang/melempar/melepaskan).
1. Pencobaan membuat kita “teguh” dalam Tuhan atau tahan uji. “Emas” semakin dipanaskan semakin murni (menjadi lembek dan mudah dibentuk, emas cair itu nampak transparan)
2. Menerima mahkota kehidupan sebagai upah ketaatan kita pada Firman saat mengalami ujian.

Yak 1:13, mengajarkan bahwa saat berada dalam ujian jangan salahkan Tuhan atau bahkan Iblis.
Yak 1:14, kita dicobai oleh keinginan/kebiasaan kita sendiri.

Apa yang harus kita lakukan saat ada dalam masalah:
- Mendekatlah pada Tuhan sebab Ia mau meberikan kelegaan (Mat 11:28). Jangan lari dari masalah dan menumpahkannya pada hal yang lain. Banyak orang yang bermasalah bikin masalah, contohnya menggosipkan orang lain, belanja tak terkendali, makan tak tahu takaran alias gelojoh, bermalas-malasan berhari-hari, menyalahkan orang lain, dstnya.
- Percayalah dan serahkanlah beban kita seutuhnya pada Tuhan Yesus. Saat kita angkat tangan, Ia akan turun tangan.
- Marilah (Mat 11:28), merupakan kata ajakan. Tuhan tahu saat kita berjalan bersamaNya di muka bumi ini, kita akan mengalami “beban berat” dan Ia mengundang kita untuk datang padaNya tanpa perasaan sungkan/ takut/tidak percaya. Undangan ini bagi semua anak Tuhan yang letih lesu dan berbeban berat. Dia tahu selama kita hidup di muka bumi ini kita akan menghadapi masa-masa sukar. (1 Kor 10:13). Janji Tuhan adalah kelegaan bagi setiap anakNya yang berserah padaNya.

Bagaimana pandangan kita terhadap problem saat ini?

Kita dapat menanggapinya dengan cara Tuhan atau cara sendiri. Ingat peristiwa Daud mengalahkan Goliat? Kebanyakan orang Israel sudah ketakutan menghadapi Goliat, mengapa sebab mereka melihat betapa besarnya Goliat. Namun Daud melihat betapa besarnya Tuhan yang menyertai dia. Hingga dalam kacamata Daud, ia bersyukur Goliat besar sebab tidak mungkin ia akan meleset saat melempar umban.

Dunia menghendaki solusi instant, tapi dalam realita kehidupan tidak ada yang namanya solusi instant. Sebab kehidupan merupakan sebuah proses atau perjalanan…tidak ada short cut/jalan pintas.

Ingatlah senantiasa bahwa:
- Tuhan menggunakan problem berat untuk memperbesar kapasitas iman kita.
- Tuhan mengurapi kita (Yes 61) dan menyertai kita setiap hari.
- Selalu focus pada Tuhan, sebagai sumber kekuatan (Flp 4:13)
- Berbahagialah orang yang bertahan dalam cobaan (Yak 1:12)

Kamis, 27 Agustus 2009

TUHAN MEMAKAI SIAPA SAJA YANG MAU


TUHAN MEMAKAI SIAPA SAJA YANG MAU

1.Penciptaan manusia
Manusia = pria dan wanita diciptakan segambar dengan Tuhan. Dosa merasuki manusia (Rm 3:9-20, Rm 7). Ada sebuah buku yang terbit mengenai kumpulan surat berisi doa dan kegalauan Bunda Teresa.
2.Hanya dalam Kristus (2 Kor 5:15-17, Gal 2:19-20) kita dapat jadi ciptaan baru. Dimana roh dan jiwa kita diperbaharui.
3.Persembahkan hidupmu (Rm 12:1,2; 1 Kor 6:11.19-20);
You are the church
Pembaharuan dalam pikiran melalui hikmat dari Tuhan (disiplin meditasi Firman)
Perubahan paradigma itu mutlak, pola pikiran kristus mutlak menjadi pol pikir kita.

4.IKuti tuntunan Roh Kudus senantiasa (Gal 2:19-20, Kis 1:8). Roh Kudus menuntun kita untuk menjadi saksi Kristus. Saksi = martur atau martir. Tuhan meberikan Amanat Agung pada kita.

Tuhan mau memakai siapa saja tua, muda, anak di luar nikah (Tuhan Yesus), atau anak pelacur (Yefta).
Tua, Musa berusia 80 tahun saat Tuhan panggil menjadi pembebas bangsa Israel.
Muda, Daud, diurapi sebagai raja kala berusia 16 tahun

Ia mencari orang yang bersedia Yes 6:8

Selasa, 18 Agustus 2009

UCAPAN SYUKUR SEBAGAI BAGIAN HIDUP


UCAPAN SYUKUR SEBAGAI BAGIAN HIDUP

Bacaan Firman Tuhan: 1 Tes 5:18

a. Mengucap syukur dalam segala hal.
1. Mudah bagi kita mengucapkan syukur kala semua berjalan lancar dalam kehidupan kita.
2. Yang membedakan “orang percaya” sebagai terang dan garam dunia (Mat 5:13-16) dengan orang dunia adalah orang Kristen mengucap syukur dalam segala keadaan (Mat 5:43-48). Tekanan pada ayat 48.

b. Itu yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagimu
1. Itu yang Tuhan kehendaki, menjadikan ucapan syukur sebagai bagian hidup dan bukan sekedar “lips service” (Puji Tuhan dari dasar hati & bukan sekedar kata-kata yang keluar sebab sekarang beragama Kristen)
2. Dapatkah kita atau mampukah kita untuk memiliki hidup yang penuh ucapan syukur? Ya.
- Sadari selama hidup di dunia, kita akan hadapi yang namanya masalah. Sebab sejak kita jadikan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kita menjadi musuh dunia (Yoh 15:18).
- Lihat masalah dari “kacamata positif” dan hadapi problem tersebut (Yesus penuh Roh Kudus dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun, Luk 4:1, mengalami ujian setelah puasa 40 hari)
- Makin dewasa dan bertumbuh dalam Tuhan (Yesus berjalan dalam kuasa Roh (Luk 4:14, 1 Kor 10:13, Ibr 2:18)

Mulai hari ini, apa pun yang terjadi dalam hidup kita, UCAPKANLAH SYUKUR!

- Ucapkanlah syukur untuk segala hal dalam hidup kita.
- Belajar untuk peka, apa yang Tuhan mau sampaikan pada saat sukses dan gagal, sebab itu semua merupakan sebuah proses pembelajaran dalam kehidupan.
- Maju selangkah dalam pimpinan Tuhan sebagai anak Allah.

Rabu, 05 Agustus 2009

Keintiman dengan Tuhan


INTIMACY WITH GOD

Tuhan menciptakan segala sesuatu terlebih dulu, baru Ia ciptakan manusia dihari terakhir (Kej 1:1-2:3)
Tuhan lalu memberi sebuah tugas yang menjadi destiny/tujuan dalam hidup manusia (Kej 1:28, 2:15)
Tuhan memprakarsai hubungan (Kej 1:28, 2:8, 2:15,18)

Saat dosa memutuskan hubungan atau ketika “ego” ingin jadi “tuhan” bagi diri kita sendiri maka:
- Tuhan bertindak dengan memprakarsai rekonsiliasi (Kej 3:8-9, Yoh 3:16)
- Dosa menghambat hubungan (Mzm 24:3-4)
- Tuhan membuka jalan melalui kematianNya (Ibr 10:19-20)
- Ia ingin kita selalu dekat denganNya (Luk 15:11-32, Rm 8:15, Gal 3:26)

Hari ini Ia mengundang kita untuk datang dalam hadiratNya lagi:
Dalam hadirat Tuhan ada (Mzm 73:17a, 21-25)
• Kemerdekaan dari keegoisan
• Janji Tuhan
• Nasehat Tuhan
• Tuntunan Tuhan
• Yesus sebagai Tuhan dan Raja atas hidup kita kembali

Selasa, 04 Agustus 2009

ISTRI PENOLONG ATAU PERONGRONG?


ISTRI PENOLONG ATAU PERONGRONG?

- Rancangan Tuhan khusus bagi wanita sebagai penolong yang sepadan bagi pria (Kej 2:18). Tuhan melihat bahwa kaum pria membutuhkan partner dalam mengarungi kehidupan dan mencapai visi dari Tuhan.
- Seperti apakah istri yang takut akan Tuhan? Seorang wanita yang cinta Tuhan pasti bertumbuh di dalam Tuhan. Seorang yang cinta Tuhan pasti mengasihi pasangan hidupnya. Ia menghargai suaminya sekalipun mungkin jauh lebih terpandang (Hak 4:4, kehidupan Debora sebagai hakim bagi Israel namun juga istri dari Lapidot).
- Karakteristik istri yang takut akan Tuhan/penolong, ada dalam 1 Ptr 3:1-7, Ef 5:21-33, Kol 3:18.
- Bagaimana bila suami atau pasangan kita belum Kristen atau bertobat? Tetaplah berdoa ( 1 Tes 5:16-18, Yak 5:16-18) dan jadilah teladan (1 Tim 4:12, 2 Tim 1:5)
- Seperti apakah istri perongrong? Contoh yang jelas adalah Izebel, penyembah berhala.1 Raj 16:31-33. Ia mempengaruhi suami untuk menjadi seorang penyembah berhala pula. Delila, menjadi “kekasih” yang memiliki agenda pribadi demi keuntungan pribadi, dengan kemampuan merayu dan mengintimidasi Simson. Hak 16:4-22 (perhatikan ayat 7,11, 13 dan 16)
- Penyembah berhala (Ef 5:3-5), juga berbicara mengenai:
• Orang sundal (dosa seks), Ams 7:10, Ibr 13:4
• Orang cemar (kata-kata fitnah/gossip), Yes 59:3, Mat 1:19
• Orang serakah (cinta akan uang), 1 Tim 6:6-10